Minggu, 06 November 2011

Menangkar branjangan di sangkar gantung? Memang nggak bisa? Bisa....

Menangkarkan burung branjangan saja sudah pasti kepikir tidak bisa, apalagi penangkaran branjangan menggunakan sangkar gantung, apa bisa kepikir sampai di situ ya? Hehehehe, ternyata ada yang bisa, meski prosesnya masih terpotong di tengah jalan. Bisa jadi ini disebabkan malas atau penangkaran branjangan dianggap kurang prospektif atau bisa juga indukan keburu diincar teman ketika “proses” masih berjalan.
Nah itulah memang cerita penangkaran branjangan sangkar gantung seperti pernah diceritakan Wak Haji dari Padepokan Gamprit alias Om Ari Suprawadi dalam artikel Menangkar branjangan di sangkar gantung ala Padepokan Gamprit. (Coba cek lagi artikel itu ya…). Yang jelas, intinya, BISA. Ya menangkar burung branjangan di sangkar gantung memang tidak mustahil.
Ini adalah sebagian dari foto-fotonya ketika branjangan Wak Haji itu mulai dijodohkan:
Bagaimana cerita soal branjangan di atas? Menurut Wak Haji, begitu dijadikan satu si jantan bunyi pelan si betina langsung ngleper seperti kenari minta kawin dan langsung jos….
Cerita berikutnya, 4 hari kemudian betina nelor dua butir tetapi sayang betina mati karena gagal keluar telur yang ke-3. “Kemudian si jantan saya kasih ke Om Wiles, teman KM, dan diternak beliau. Dia belikan betina lagi dan sempat nelor,” kata Wak Haji via SMS.
Bagaimana cerita berikutnya? Yah semoga nanti Om Wilestari masih punya bahan ceritanya dan semoga saja memang bisa beranak pinak. Tunggu cerita berikutnya ya.
saya kutip dari http://omkicau.com/2011/04/21/menangkar-branjangan-sangkar-gantung-memang-nggak-bisa-bisa/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar