Jumat, 25 November 2011

Bukan sekedar teori dalam memilih trotolan AK

maksud tulisan ini, adalah bukan sekedar teori dalam memilih trotolan AK, tetapi dari hasil pengamatan n pengalaman selama 8 tahun lebih jadi penangkar n sekaligus mainan AK.

Mencari bahan Ak yang bagus memang tidak gampang, perlu tips2 khusus sebelum membeli. Untuk mendapatkan bahan / trotolan AK yang punya kualifikasi burung bagus, dapat dilakukan dipasar burung manapun, meski prosentasenya minim atau bisa juga ditempat penangkaran .

Kalau beli dipasar harus teliti, ajak temen yang mengetahui ilmu per AK nan. Kalau mental bakul semua sama he he pasti bilang semua bagus n semua jantan.

Kalau beli di tempat penangkaran : kenali penangkarannya,kejujurannya, koleksinya, info track recordnya, Sukur yang basicnya pelomba. Karena akan tahu criteria burung-burung yang masuk kualifikasi di lomba. Perhatikan juga produk-2 anakannya,

Langkah berikutnya perlu memperhatikan tips-2 bagaimana memilih bahan AK yang mempunyai katuranggan / ciri-ciri yang bagus, supaya nantinya punya prospek n bisa membanggakan pemiliknya. Silahkan di simak pendapat dari moderator belajaran... hehehe

Hal-2 yang perlu diperhatikan :

1. Trotolan harus lincah, dan sehat, kelihatan dari geraknya, phisiknya yang utuh dan
juga bulunya mulus sehat.

2. Perhatikan dari ujung paruh sampai ujung kaki :

a. Paruh: pilih paruh yang tebal panjang, agak sedikit melengkung dan ujungnya
runcing, biasanya menandakan volume kenceng dan tajam.
b. Garis putih kekuningan dipangkal (belakang) paruh cari yang panjang, semakin
panjang mendekati bawah mata, dan bentuknya agak melengkung, sebagai ciri
mambawakan lagunya ngerol panjang dan suwek (buka paruh lebar)
c. Rahang: kalau jantan pasti rahangnya besar dan kokoh, juga serasi dengan bentuk
paruhnya, ini menunjang juga dan di volume
d. Kepala: pilih kepala yang kotak pendek, bentuknya tidak besar ini mayoritas
menunjukkan jantan yang cerdas
e. Mata: pilih trotolan yang punya mata besar, bersinar dan belotot, menunjukkan
mental dan jiwa tempurnya tinggi.
f. Leher: pilih leher yang agak besar/istilahnya leher beton, menandakan tahan lama
kalau ngerol.
g. Body : Pilih AK yang mempunyai body panjang dan ramping, menandakan burung
cepat bunyi dan receh, burung yang seperti ini tidak punya bakat gemuk.
h. Sayap: Cari trotol yang punya sayap panjang hampir sama dengan ekor, punya gaya
eksotis bagus kalau ngerol
i. Bulu: Mulus dan mengkilap sebagai tanda kalau burungnya terawat dan sehat
j. Kaki: Kalau trotolan AK cari yang punya kaki panjang yang kokoh, ini menunjang di
saat ngerol pasti tegap dan lurus. Pilih juga yang punya kaki kering meskipun umur
baru 1,5-2 bln. Karena burung ini cepet dewasa n stabil.
k. Ekor: Cari yang ekornya panjang serasi dengan body.
l. Kondisi burungnya ramping, singset dan bulunya rapi (kalau sudah berumur 1,5-2
bulan n kondisi terawat)

Kalau burung prospek, bentuknya rata-2 cakep, proporsional atau serasi, dilihat dari ujung paruh, sampai ujung kaki, juga tongkrongannya.(kelihatan pede)



gambar-2 ini hanya sebagai contoh saja :













Ilmu yang sangat berguna untuk memilih trotolan prospek Om. Mau nambah dikit aja Om Heri. Kalo dilihat dari postur tubuh, aku sangat menyukai yang bentuk punggungnya yang sedikit cekung (ndegek bhs jawanya) seperti foto no: 1,2 dan 3 krn volume suara kerasnya dah standart lomba dech. Kalo melihat dada depan aku suka trotol jantan yang dah kelihatan dadanya membelah mulai dari perut sampe dada. Itu menandakan bahwa bodinya gampang merit dan pasti cepat bunyi. Setelah itu lihat, apakah trotolan AK ini doyan EF khususnya jangkrik apa tidak. Kalo semua kriteria fisik udah terpenuhi, AKnya doyan jangkrik dan amunisi rupiah cukup ya langsung bungkus aja Om. Cuman kalo cari trotolan AK seperti kriteria di atas sulitnya minta ampun dech.....hehehe..
sumber:http://www.kicaumania.org/forums/showthread.php?39234-Bukan-sekedar-teori-dalam-memilih-trotolan-AK-versi-HeriGatBf&p=872100

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar